dead poet’s society-Itta F Lailiyyah

KITA SEMUA SAMA

Semua manusia dalam kehidupannya, tidak hanya mengambil dan mempelajari semuanya dari apa yang telah dijalani atau dari pengalamannya. Manusia memiliki satu kesempurnaan dari pencipta-NYA. Mata, hidung, telinga dan alat-alat indra yang lainnya, merupakan satu bentuk anugerah yang sangat tak ternilai harganya oleh apapun dan berapapun. Sudah selayaknya, bila manusia mempergunakan semuanya untuk mempelajari kehidupan ini dengan sebaik-baiknya. Memaksimalkan apa yang dimiliki dengan benar.

Film adalah satu bua karya manusia, yang dapat memberi pembelajaran baru tentang kehidupan. Terkadang film yang dibuat tidak jauh dari apa yang biasa kita lihat bahkan, terjadi pada diri kita sendiri. Menjadi inspirasi tersendiri ketika kita melihat sebuah film lalu, menilai pesan apa yang hendak disampaikan oleh pembuat film tersebut.

Dead Poet’s Sociaty merupakan satu dari banyak judul film yang memberi satu pemikiran kepada kita tentang pentingnya menghormati hak asasi setiap manusia. Kisah pada salah satu tokoh yang dimainkan dalam film ini, membuat kita sadar bahwa, setaiap orang baik tua-muda, kaya-miskin, pria-wanita, bahkan orang tua dan seorang anak, memiliki hak yang sama untuk menentukan apa yang ingin dilakukannya. Tragis memang, akhir tokoh dalam film ini. Pengekangan yang didapatkan dari kedua orang tuanya membuat tokoh ini memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Sebagai sesama manusia, sebenarnya kita tidak layak untuk membatasi hak dari masing-masing individu untuk melakukan sesuatu dalam hidupnya. Negara saja menjamin hak-hak warga negaranya untuk menjalankan haknya. Seperti, hak untuk memilih kepercayaan yang diyakininya bahkan hak untuk melakukan perkumpulan atau berserikat. Dapat kita lihat saat ini, banyaknya partai politik yang menjadi peserta pemilu jika, dibandingkan pada masa-masa sebelumnya, dapat kita ibaratkan bagai jamur dimusim hujan

Sudah menjadi dasar setiap manusia bahwa, dalam kehidupannya menginginkan sesuatu yang hendak dicapai. Biarlah apa yang ingin dicapai menjadi satu motivasi untuk tetap bekerja keras dalam mencapai tujuan tersebut. Ketika keinginanm seseorang dibatasi maka, akan ada pengekangan dalam apa yang akan dilakukan pula. Selama keinginan tersebut tidak membahayakan banyak orang dan tidak mengganggu peraturan yang telah ada, kiranya hak-hak setiap manusia perlu kita hormati bersama.

Kebebasan adalah salah satu hak dasar yang telah dibawa oleh setiap manusia sejak lahir. Sehingga, apa yang telah dimiliki tersebut seharusnya, dijaga dengan sebaik-baiknya. Hak untuk hidup harus didampingi oleh rasa tanggung jawab dari setiap individu itu sendiri agar, kebebasan tersebut masih ada dalam batas-batas yang telah ditentukan.

Baiknya, sebelum melakukan suatu tindakan kita harus berpikir terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan agar tidak ada penyelewengan atau pelanggaran batas kebebasan yang mungkin saja bisa terjadi. Hal ini juga mengantisipasi pelanggaran hak-hak oleh orang lain.

Oleh sebab itu, mulailah dari yang terkecil, yaitu menghormati diri sendiri. Ketika kita bisa menghormati diri kita sendiri maka, orang lain akan menghormati kita juga. Tidak ada yang tidak diperbolehkan selama apa yang kita lakukan tidak bertentangan dan tidak melanggar peraturan.

Pelanggaran hak-hak asasi yang saat ini masih marak, salah satunya kurangnya kesadaran dari masing-masing individu untuk mengerti hak-hak yang dimilki oleh orang lain. Jadi, bagaimana kita ingin dihormati pabila kita tidak menghormati orang lain.

Keinginan setiap manusia dalam kehidupan yang dijalani, biarlah dicapai dengan kebebasan sebagai warga negara. Toh, tidak ada salahnya mengawali hidup dari sebuah mimpi, apabila mimpi tersebut dapat membawa motivasi tersendiri bagi kita untuk menggapai semuanya.

 

Itta F Lailiyyah

10080005254

penulisan Artikel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: